Member

Google+ Followers

Iklan

promo mobil murah
Diberdayakan oleh Blogger.
Kamis, 25 April 2013

VMware Workstation 9 is your on-ramp to the cloud. With support for Windows 8, a brand new Web UI, restricted VMs, and Open GL support for Linux, it’s the perfect companion for getting work done.


VMware Workstation is a desktop virtualization solution that provides power users, system administrators and developers with the necessary capabilities to run and test multiple operating systems on the same computer.

To put it more simple, VMware Workstation enables you to run multiple virtual machines on your PC, allowing for extensive testing and development of complex networked server-class applications. Through its robust and powerful engine, it makes it easier for developers to introduce virtual infrastructure to a company and increase productivity.

The installation process is very simple, and it requires you to either choose typical or custom (recommended for advanced users). The program’s interface has a simple, yet organized look, featuring a Home panel that includes shortcuts to the most important utilities it brings along.

With VMware you can basically perform actions between virtual machines, such as cut, copy and paste text, images or email attachments (especially useful in Unity mode), while the drag and drop feature is available to move files, text or images between virtual machines (e.g. file managers, zip file managers).

Other features include taking a snapshot to maintain virtual machine states, changing workstation preference settings, installing and updating various tools, configuring virtual machine option/hardware settings, using a virtual network editor, using removable devices and printers, setting up shared folders, and running the support script.

You can bridge to existing host network adapters, CDs or DVDs, hard disk drives and USB devices. Plus, you can test live CDs without first recording them on discs or restarting the computer system.

VMware Workstation is a fast and practical tool that you should experiment with in case you need a virtualization tool. Workload significantly decreases, thanks to this innovative software.
Developer : Vmware

Size/OS : 425 MB/Windows 8, 7, Vista, xp , Linux 


Mediafire Links

Vmware Workstation 9


Vmware Workstation 9 Serial Key
Selasa, 16 April 2013
Tutorial ini saya ambil dari http://forum.chip.co.id yang telah saya praktekkan di laptop TOSHIBA Tecra M1 karena CD-ROMnya rusak, oke langsung saja berikut tutorialnya yang telah saya sesuaikan dengan praktek yang saya lakukan.

Untuk melakukan installasi lewat jaringan yang di perlukan selain perangkat jaringan dan perangkat installasi adalah sebuah software yang bernama TFTPBoot.exe, dan bisa di download DISINI

Berikut Step-stepnya:
  1. Siapkan komputer dengan SO windows sebagai tempat source installasi dan untuk menjalankan software TFTPBoot.exe
  2. Jalankan TFTPBoot.exe dan ekstrak isinya ke drive C:
  3. Buka folder tftpboot trus dobel klik file tftpd32.exe
  4. Setelah muncul menunya, klik tombol “Settings” disebelah bawah. settingnya seperti ini:
  5. Klik OK untuk kembali ke menu Tftpd32. Klik tab “DHCP Server
  6. Setting seperti gambar berikut dan Save (IP address silahkan disesuaikan dengan IP jaringan anda)
  7. Tutup aplikasi Tftpd32.
  8. Matikan semua firewall anda (termasuk yg built-in di Windows) pada PC/laptop yg ada Tftpd32-nya. Atur adapter network dlm PC supaya IP address-nya sesuai dengan settingan di aplikasi Tftpd32 (pada gambar diatas IP addressnya 192.168.1.5)
  9. Sambungkan PC yg terinstal Tftpd32 didalamnya (PC A) dgn PC yg mau diinstal (PC B) dengan kabel Ethernet (Pastikan tidak ada konflik DHCP server di kedua PC)
  10. Jalankan file “Tftd32.exe
  11. Setting BIOS PC yg mau diinstal (PC B), agar boot dari network (PXE). Caranya bervariasi tergantung jenis mobo anda, dan booting lewat jaringan
  12. Untuk instal Windows di PC (B), masukkan CD instalasi Windows di PC (A), lalu sharing drive CD-ROM tersebut dengan nama CD (atau bisa nama yang lain)
  13. Beralih ke PC target, dari jendela command, ketik:
    ipconfig (untuk mengetahui IP addres di komputer target (PC B) apa sudah sesuai dengan kelas IP yang di komputer source (PC A) Jika sudah bisa lanjut ke step berikutnya, jika beda kelas rubah IPnya dengan kode "netsh interface ip set address name=”Local Area Connection” static 192.168.1.10 255.255.255.0 192.168.0.5"

    Selanjutnya pada jendela command, ketik:
    net use y: \\192.168.1.5\cd
  14. Akan muncul pesan/prompt untuk mengisi username. Ketik: 192.168.1.5\user name pada PC A
    Kemudian enter dan masukkan password PC A
  15. Kalau sudah muncul prompt “the command completed successfully”, ketik y: lalu tekan ENTER.
  16. Ketik setup lalu ENTER dan anda sdh siap instal Windows ke PC target
  17. Jika Tombol Instal-nya tidak aktif bisa menggunakan sintak "\i386\winnt32.exe /syspart:c:" pada jendela command, setelah installasi selesai dan kembali ke jendela command, restar dengan ketik "wpeutil reboot"
  18. Setelah komputer restart, boot komputer dari hardisk (bukan dari network lagi!!) dan lanjutkan installasi
  19. Kalau instalasi sudah selesai, kembalikan semua perubahan yg td dilakukan di PC target, stop proses sharing CD/DVD-ROM-nya, aktifkan kembali firewall dan atur ulang IP address network adapternya

Total Tayangan Laman

Translate